Supermarket
Supermarket adalah sebuah toko pelayanan mandiri yang menawarkan berbagai macam makanan dan barang dagangan keperluan rumah tangga, terorganisir ke dalam beberapa Departemen. Supermarket lebih besar dalam ukuran dan lebih luas dibandingkan dengan toko bahan makanan tradisional atau Minimarket, akan tetapi lebih kecil bila dibandingkan satu pasar raya atau superstore/Hypermarket.
Supermarket secara tipikal barang yang di jual meliputi
daging segar, sayur segar, buah segar, susu segar, dan barang-barang kebutuhan
rumah tangga. Di Area penjualan, di sediakan rak untuk barang-barang kemasan
kaleng, juga tersediaa untuk berbagai item produk nonfood seperti Bahan
pembersih untuk keperluan rumah tangga, Elektronik, Obat2an ringan, dan makanan
binatang peliharaan. Sebagian besar supermarket juga menjual berbagai produk
rumah tangga lain yang dikonsumsi secara teratur, seperti minuman Ringan sampai
minuman beralkohol (dimana diijinkan), Produk Pembersih, obat2an, pakaian, dan
masih banyak lagi produk non food lainya. Supermarket di kota menduduki
sebagian besar area Mall atau Plaza, biasanya tempatnya di Basement atau lantai
I, dan ada beberapa yang letak dekat satu wilayah hunian untuk menyenangkan dan
memberi kemudahan kepada konsumen. Selain itu harga yang murah, ketersediaan
produk dan pemilihan produk unggulan sebagai daya tarik lainya.
Keuntungan-keuntungan lain antara lain mempunyai halaman parkir luas,
kenyamanan lain adalah jam operasionalnya yang panjang atau bahkan 24 jam per
hari.
Supermarket biasanya menganggarkan pengeluaran untuk promosi
seperti pasang iklan di surat kabar, penyebaran brosur dan promosi lainya.
Selain itu display yang menarik di rak2 yang ada di area penjualan adalah
bagian yang tak terpisahkan atau sudah menjadi mata rantai. Persaingan
supermarket lain terletak di sekitar area yang sama, justru akan meningkatkan
peluang untuk skala ekonomi di daerah itu. Supermarket biasanya menawarkan
produk dengan harga rendah dengan cara mengurangi biaya operasional mereka. Produk
Tertentu (seperti makanan pokok : beras, minyak goreng, susu dan gula) adalah
dijual sebagai harga umpan, dengan margin O atau bahkan minus. Untuk memenage
keuntungan supermarket mengejar volume penjualan secara keseluruhan, sehingga
volume penjualan lebih tinggi dan margin tetap dapat di pertahankan pada posisi
yang diinginkan perusahaan, Pelanggan biasanya berbelanja dengan cara
menempatkan barang dagangan terpilih mereka ke dalam troli atau keranjang
belanja dan membayar barang dagangan di pintu keluar atau di counter kasir yang
disediakan. Sekarang, banyak rantai supermarket (Supermarket Chain) sedang
mencoba untuk mengurangi biaya tenaga kerja dengan cara bergeser kepada
pelayanan mandiri, dimana satu karyawan tunggal bisa mengawasi area sales yang
lebih luas.





0 komentar:
Posting Komentar